Surat Adz Dzaariyaat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf. Dinamai Adz Dzaariyaat (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan Adz Dzaariyaat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera, dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran. Hal ini meng- isyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Surat Az-Zariyat
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

31

۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَۚ

Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).

Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

32

قَالُوْآ اِنَّآ اُرْسِلْنَآ اِلٰى قَوْمٍ مُّجْرِمِيْنَۙ

Qālū innā ursilnā ilā qaumim mujrimīn(a).

Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lut untuk menyiksanya)

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

33

لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّنْ طِيْنٍۙ

Linursila ‘alaihim ḥijāratam min ṭīn(in).

agar kami menimpa mereka dengan batu-batu yang berasal dari tanah liat

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

34

مُّسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِيْنَ

Musawwamatan ‘inda rabbika lil-musrifīn(a).

yang ditandai oleh Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

35

فَاَخْرَجْنَا مَنْ كَانَ فِيْهَا مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَۚ

Fa akhrajnā man kāna fīhā minal-mu'minīn(a).

Kami mengeluarkan orang-orang mukmin yang berada di dalamnya (negeri kaum Lut).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

36

فَمَا وَجَدْنَا فِيْهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِيْنَۚ

Famā wajadnā fīhā gaira baitim minal-muslimīn(a).

Kami tidak mendapati di dalamnya, kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Lut dan keluarganya).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

37

وَتَرَكْنَا فِيْهَآ اٰيَةً لِّلَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ الْعَذَابَ الْاَلِيْمَۗ

Wa taraknā fīhā āyatal lil-lażīna yakhāfūnal-‘ażābal-alīm(a).

Kami meninggalkan suatu tanda (kebesaran-Nya di (negeri) itu bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

38

وَفِيْ مُوْسٰىٓ اِذْ اَرْسَلْنٰهُ اِلٰى فِرْعَوْنَ بِسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍ

Wa fī mūsā iż arsalnāhu ilā fir‘auna bisulṭānim mubīn(in).

(Begitu pula Kami meninggalkan) pada Musa (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir‘aun dengan membawa mukjizat yang nyata.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

39

فَتَوَلّٰى بِرُكْنِهٖ وَقَالَ سٰحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ

Fa tawallā biruknihī wa qāla sāḥirun au majnūn(un).

Kemudian, dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan (Fir‘aun) berkata, “(Dia adalah) seorang penyihir atau orang gila.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

40

فَاَخَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيْمٌۗ

Fa akhażnāhu wa junūdahū fanabażnāhum fil-yammi wa huwa mulīm(un).

Maka, Kami menghukumnya beserta bala tentaranya, lalu Kami menenggelamkan mereka ke dalam laut dalam keadaan melakukan perbuatan yang tercela.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari