Surat ini terdiri atas 52 ayat,termasuk golongan surat-surat Makkiyah,diturunkan sesudah surat Al Alaq.
Nama Al Qalam diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat iniyang artinya pena. Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun).

Surat Al-Qalam
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

11

هَمَّازٍ مَّشَّاۤءٍۢ بِنَمِيْمٍۙ

Hammāzim masysyā'im binamīm(in).

suka mencela, (berjalan) kian kemari menyebarkan fitnah (berita bohong),

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

12

مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ

Mannā‘il lil-khairi mu‘tadin aṡīm(in).

merintangi segala yang baik, melampaui batas dan banyak dosa,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

13

عُتُلٍّۢ بَعْدَ ذٰلِكَ زَنِيْمٍۙ

‘Utullim ba‘da żālika zanīm(in).

bertabiat kasar, dan selain itu juga terkenal kejahatannya,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

14

اَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيْنَۗ

An kāna żā māliw wa banīn(a).

karena dia kaya dan mempunyai banyak anak.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

15

اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ

Iżā tutlā ‘alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn(a).

Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongengan orang-orang terdahulu.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

16

سَنَسِمُهٗ عَلَى الْخُرْطُوْمِ

Sanasimuhū ‘alal-khurṭūm(i).

Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai (hidung)-nya.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

17

اِنَّا بَلَوْنٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِۚ اِذْ اَقْسَمُوْا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِيْنَۙ

Innā balaunāhum kamā balaunā aṣḥābal-jannah(ti), iż aqsamū layaṣrimunnahā muṣbiḥīn(a).

Sesungguhnya Kami telah menguji mereka (orang musyrik Makkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun ketika mereka bersumpah bahwa mereka pasti akan memetik (hasil)-nya pada pagi hari,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

18

وَلَا يَسْتَثْنُوْنَ

Wa lā yastaṡnūn(a).

tetapi mereka tidak mengecualikan (dengan mengucapkan, “Insyaallah”).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

19

فَطَافَ عَلَيْهَا طَاۤىِٕفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَ

Fa ṭāfa ‘alaihā ṭā'ifum mir rabbika wa hum nā'imūn(a).

Lalu, kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

20

فَاَصْبَحَتْ كَالصَّرِيْمِۙ

Fa aṣbaḥat kaṣ-ṣarīm(i).

Maka, jadilah kebun itu hitam (karena terbakar) seperti malam yang gelap gulita.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari