Surat ini terdiri atas 52 ayat,termasuk golongan surat-surat Makkiyah,diturunkan sesudah surat Al Mulk.
Nama Al Haaqqah diambil dari kata Al Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya hari kiamat

Surat Al-Haqqah
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

41

وَّمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍۗ قَلِيْلًا مَّا تُؤْمِنُوْنَۙ

Wa mā huwa biqauli syā‘ir(in), qalīlam mā tu'minūn(a).

Ia (Al-Qur’an) bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman (kepadanya).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

42

وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَۗ

Wa lā biqauli kāhin(in), qalīlam mā tażakkarūn(a).

(Al-Qur’an) bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran (darinya).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

43

تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ

Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).

(Al-Qur’an itu) diturunkan dari Tuhan semesta alam.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

44

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْاَقَاوِيْلِۙ

Wa lau taqawwala ‘alainā ba‘ḍal-aqāwīl(i).

Sekiranya dia (Nabi Muhammad) mengada-adakan sebagian saja perkataan atas (nama) Kami,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

45

لَاَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِيْنِۙ

La'akhażnā minhu bil-yamīn(i).

niscaya Kami benar-benar menyiksanya dengan penuh kekuatan.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

46

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِيْنَۖ

Ṡumma laqaṭa‘nā minhul-watīn(a).

Kemudian, Kami benar-benar memotong urat nadinya.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

47

فَمَا مِنْكُمْ مِّنْ اَحَدٍ عَنْهُ حٰجِزِيْنَۙ

Famā minkum min aḥadin ‘anhu ḥājizīn(a).

Maka, tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) darinya (pemotongan urat nadi itu).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

48

وَاِنَّهٗ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِيْنَ

Wa innahū latażkiratul lil-muttaqīn(a).

Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

49

وَاِنَّا لَنَعْلَمُ اَنَّ مِنْكُمْ مُّكَذِّبِيْنَۗ

Wa innā lana‘lamu anna minkum mukażżibīn(a).

Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada para pendusta.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

50

وَاِنَّهٗ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكٰفِرِيْنَۚ

Wa innahū laḥasratun ‘alal-kāfirīn(a).

Sesungguhnya ia (pendustaan terhadap Al-Qur’an) benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari