Surat An-Nazi'at
Surat An-Nazi'at
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)
0 0
اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ
Akhraja minhā mā'ahā wa mar‘āhā.
Darinya (bumi) Dia mengeluarkan air dan (menyediakan) tempat penggembalaan.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 31
وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ
Wal-jibāla arsāhā.
Gunung-gunung Dia pancangkan dengan kukuh.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 32
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ
Matā‘al lakum wa li'an‘āmikum.
(Semua itu disediakan) untuk kesenanganmu dan hewan ternakmu.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 33
Hal ini juga dijelaskan dalam firman Allah yang lain:
Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu menggembalakan ternakmu. (an-Nahl/16: 10)
Setelah mempelajari kandungan ayat-ayat tersebut yang ditujukan untuk meyakinkan tentang adanya hari kebangkitan, maka sepatutnya menjadi bahan renungan bahwa Tuhan yang telah menciptakan manusia dan menciptakan apa-apa yang diperlukan untuk kehidupannya, yang telah mengangkat langit di atas dan menghamparkan bumi di bawah, tidakkah berkuasa untuk membangkitkan manusia kembali pada hari Kiamat? Pantaskah Allah membiarkan manusia melakukan perbuatan yang sia-sia setelah menyiapkan sarana bagi mereka dan menghimpun kebaikan-kebaikan yang melimpah ruah itu untuk mereka?
فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ
Fa iżā jā'atiṭ-ṭāmmatul-kubrā.
Maka, apabila malapetaka terbesar (hari Kiamat) telah datang,
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 34
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ
Yauma yatażakkarul-insānu mā sa‘ā.
pada hari (itu) manusia teringat apa yang telah dikerjakannya
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 35
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى
Wa burrizatil-jaḥīmu limay yarā.
dan (neraka) Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang yang melihat(-nya).
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 36
فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ
Fa ammā man ṭagā.
Adapun orang yang melampaui batas
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 37
وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ
Wa āṡaral-ḥayātad-dun-yā.
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 38
فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
Fa innal-jaḥīma hiyal-ma'wā.
sesungguhnya (neraka) Jahimlah tempat tinggal(-nya).
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat An-Nazi'at Ayat 39
وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ
Wa ammā man khāfa maqāma rabbihī wa nahan-nafsa ‘anil-hawā.
Adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
Qari: Ibrahim Al-Dossari