Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al An'aam. Dinamai dengan Ash Shaaffaat (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan Ash Shaaffaat yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syaitan. Hal ini hendaklah menjadi i'tibar bagi manusia dalam menghambakan dirinya kepada Allah.

Surat As-Saffat
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

101

فَبَشَّرْنٰهُ بِغُلٰمٍ حَلِيْمٍ

Fa basysyarnāhu bigulāmin ḥalīm(in).

Maka, Kami memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak (Ismail) yang sangat santun.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).

Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

103

فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ

Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).

Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah),

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

104

وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۙ

Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).

Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

105

قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَا ۚاِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

106

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰۤؤُا الْمُبِيْنُ

Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

107

وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ

Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).

Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

108

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

109

سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ

Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).

“Salam sejahtera atas Ibrahim.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

110

كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

Każālika najzil-muḥsinīn(a).

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari