Surat Sad
Surat Sad
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)
0 0
اِلٰى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ
Ilā yaumil-waqtil-ma‘lūm(i).
sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiamat).”
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 81
(Iblis) menjawab, "Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan."(Allah) berfirman, "Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu."( al-A.'raf/7: 14-15)
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Qāla fabi‘izzatika la'ugwiyannahum ajma‘īn(a).
(Iblis) berkata, “Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 82
اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ
Illā ‘ibādaka minhumul-mukhlaṣīn(a).
Kecuali, hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka.”
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 83
قَالَ فَالْحَقُّۖ وَالْحَقَّ اَقُوْلُۚ
Qāla fal-ḥaqq(u), wal-ḥaqqa aqūl(u).
(Allah) berfirman, “Maka, yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 84
dan pasti kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, (lalu mereka benar-benar memotongnya), dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya). Barangsiapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata.(an-Nisa'/4: 119)
لَاَمْلَـَٔنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ اَجْمَعِيْنَ
La'amla'anna jahannama minka wa mimman tabi‘aka minhum ajma‘īn(a).
Aku pasti akan memenuhi (neraka) Jahanam denganmu dan orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya.”
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 85
dan pasti kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, (lalu mereka benar-benar memotongnya), dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya). Barangsiapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata.(an-Nisa'/4: 119)
قُلْ مَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ وَّمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُتَكَلِّفِيْنَ
Qul mā as'alukum ‘alaihi min ajriw wa mā ana minal-mutakallifīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku) dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mengada-ada.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 86
Dari ayat ini dipahami agar orang-orang yang beriman meniru apa yang telah diperbuat Rasulullah, yaitu selalu menyampaikan agama Allah kepada manusia, walaupun hanya sedikit yang diketahuinya. Imam Muslim meriwayatkan bahwa Ibnu Mas'ud berkata:
Wahai sekalian manusia, barangsiapa di antara kamu yang memperoleh pengetahuan, maka hendaklah ia mengatakannya. Dan barangsiapa yang tidak mengetahui hendaklah ia menyatakan, "Allah Taala lebih mengetahui,". Allah Taala berfirman kepada Rasulullah saw, "Qul ma'as 'alukum . . ." sampai akhir ayat".
اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ
In huwa illā żikrul lil-‘ālamīn(a).
(Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali (sebagai) peringatan bagi semesta alam.
Qari: Ibrahim Al-Dossari
Tafsir Surat Sad Ayat 87
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَاَهٗ بَعْدَ حِيْنٍ ࣖ
Wa lata‘lamunna naba'ahū ba‘da ḥīn(in).
Sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya (Al-Qur’an) setelah beberapa waktu lagi.”
Qari: Ibrahim Al-Dossari