Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar. Dinamai dengan Shaad karena surat ini dimulai dengan Shaad (selanjutnya lihat no. [10)). Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Quran, untuk menunjukkan bahwa Al Quran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Quran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad s.a.w. yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Surat Sad
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

71

اِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ طِيْنٍ

Iż qāla rabbuka lil-malā'ikati innī khāliqum basyaram min ṭīn(in).

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

72

فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ

Fa'iżā sawwaituhū wa nafakhtu fīhi mir rūḥī faqa‘ū lahū sājidīn(a).

Apabila Aku telah menyempurnakan (penciptaan)-nya dan meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, tunduklah kamu kepadanya dalam keadaan bersujud.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

73

فَسَجَدَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ كُلُّهُمْ اَجْمَعُوْنَۙ

Fasajadal-malā'ikatu kulluhum ajma‘ūn(a).

Lalu, para malaikat itu bersujud semuanya bersama-sama,

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

74

اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اِسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ

Illā iblīs(a), istakbara wa kāna minal-kafirīn(a).

kecuali Iblis. Ia menyombongkan diri dan termasuk golongan kafir.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

75

قَالَ يٰٓاِبْلِيْسُ مَا مَنَعَكَ اَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۗ اَسْتَكْبَرْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِيْنَ

Qāla yā iblīsu mā mana‘aka an tasjuda limā khalaqtu biyadayy(a), astakbarta am kunta minal-‘ālīn(a).

(Allah) berfirman, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku (kekuasaan-Ku)? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah (memang) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

76

قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ

Qāla ana khairum minhu khalaqtanī min nāriw wa khalaqtahū min ṭīn(in).

(Iblis) berkata, “Aku lebih baik darinya, karena Engkau menciptakanku dari api, sedangkan Engkau menciptakannya dari tanah.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

77

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَاِنَّكَ رَجِيْمٌۖ

Qāla fakhruj minhā fa'innaka rajīm(un).

(Allah) berfirman, “Keluarlah darinya (surga) karena sesungguhnya kamu terkutuk.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

78

وَّاِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِيْٓ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ

Wa inna ‘alaika la‘natī ilā yaumid-dīn(i).

Sesungguhnya laknat-Ku tetap atasmu sampai hari Pembalasan.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

79

قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ

Qāla rabbi fa'anẓirnī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).

(Iblis) berkata, “Wahai Tuhanku, tangguhkanlah (usia)-ku sampai hari mereka (manusia) dibangkitkan.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

80

قَالَ فَاِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَۙ

Qāla fa'innaka minal-munẓarīn(a).

(Allah) berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk golongan yang ditangguhkan

 Qari: Ibrahim Al-Dossari