Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah s.w.t., karena mendustakan Nabi Shaleh a.s. dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth a.s. dan kaum Syu'aib a.s. Dari ke semua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Surat Al-Hijr
(Qari: Ibrahim Al-Dossari)

0% Selesai

0 0

41

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ

Qāla hāżā ṣirāṭun ‘alayya mustaqīm(un).

Dia (Allah) berfirman, “Ini adalah jalan lurus yang Aku jamin (ditunjukkan kepada hamba-hamba-Ku itu).

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

42

اِنَّ عِبَادِيْ لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِيْنَ

Inna ‘ibādī laisa laka ‘alaihim sulṭānun illā manittaba‘aka minal-gāwīn(a).

Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

43

وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ

Wa inna jahannama lamau‘iduhum ajma‘īn(a).

Sesungguhnya (neraka) Jahanam benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semua.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

44

لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ ࣖ

Lahā sab‘atu abwāb(in), likulli bābim minhum juz'um maqsūm(un).

Ia (Jahanam) mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

45

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۗ

Innal-muttaqīna fī jannātiw wa ‘uyūn(in).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

46

اُدْخُلُوْهَا بِسَلٰمٍ اٰمِنِيْنَ

Udkhulūhā bisalāmin āminīn(a).

(Allah berfirman,) “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman.”

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

47

وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ اِخْوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ

Wa naza‘nā mā fī ṣudūrihim min gillin ikhwānan ‘alā sururim mutaqābilīn(a).

Kami mencabut segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka. Mereka bersaudara (dan) duduk berhadap-hadapan di atas dipan.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

48

لَا يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ

Lā yamassuhum fīhā naṣabuw wa mā hum minhā bimukhrajīn(a).

Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan tidak akan dikeluarkan darinya.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

49

۞ نَبِّئْ عِبَادِيْٓ اَنِّيْٓ اَنَا الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُۙ

Nabbi' ‘ibādī annī anal-gafūrur-raḥīm(u).

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

 Qari: Ibrahim Al-Dossari

50

وَاَنَّ عَذَابِيْ هُوَ الْعَذَابُ الْاَلِيْمُ

Wa anna ‘ażābī huwal-‘ażābul-alīm(u).

dan bahwa sesungguhnya siksaan-Kulah azab yang sangat pedih.

 Qari: Ibrahim Al-Dossari